Pembukaan SKPP Daring Bawaslu Kalimantan Selatan
|
Amuntai, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) – Tertundanya beberapa tahapan pemilu dikarenakan adanya pendemi covid-19 tidak menghambat kegiatan Bawaslu untuk terus mensosialisasikan atau memberikan pengetahuan terkait pengawasan pemilu kepada masyarakat. Dengan Semangat transfer pengetahuan dan keterampilan itu, Bawaslu telah menginisiasi Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP). Namun dikarenakan terbatasnya aktivitas kita saat ini, melalui kemajuan teknologi dan informasi, SKPP kemudian dikembangkan dalam bentuk daring (menggunakan teknologi informasi dan media sosial).
SKPP ini ditujukkan untuk seluruh masyarakat se- Indonesia. Adapun hingga akhir penerimaan pendaftaran, tercatat total jumlah pendaftar mencapai 20.665 orang yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Sementara, pendaftar SKPP di Provinsi Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 208 orang tersebar di 13 Kabupaten/Kota.
Untuk memulai pelaksanaan SKPP ini, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan Pembukaan SKPP Daring melalui Video Conferrence (Vidcon) via aplikasi Zoom dan Siaran langsung melalui Youtube Humas Bawaslu Kalsel pada Senin (4/5/2020).
Dalam vidcon ini juga hadir anggota Bawalu RI Mochammad Afifuddin Divisi Pengawasan dan Sosialisasi, dalam sambutannya ia berharap bersama pengawas partisipatif dapat terlibat dalam pengawasan pemilu/pilkada “SKPP ini sebagai ikhtiar kita semoga kerja-kerja kita semakin baik, ketika tahapan sudah berjalan, kita punya jaringan yang sudah siap melakukan kerja-kerja bersama”, harapnya.
Pembelajaran SKPP akan dimulai pada Selasa (5/5/2020) melalui Audio Visual, hal ini disampaikan oleh Erna Kasypiah selaku Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, ia juga menjelaskan setelah audio visual ini juga ada tahapan diskusi daring serta ujian akhir. Diakhir SKPP ini peserta akan mendapatkan Sertifikat dari Bawaslu. (Tim Humas)

