Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit pengawasan tahun 2025

Ngabuburit pengawasan “ refleksi dan evaluasi pengelolaan kelembagaan serta etika penyelenggaraan pada pengawasan pemilihan serentak tahun 2024”

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar ” Ngabuburit” pengawasan tahun 2025.

Ngabuburit kali ini dengan tema; “Refleksi dan evaluasi pengelolaan kelembagaan serta etika penyelenggaraan pada pengawasan pemilihan serentak tahun 2024 di Provinsi Kalsel”.

Kegiatan di Buka langsung oleh Ketua Bawaslu Prov.Kalsel Aris Murdiono, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian oleh beberapa Pimpinan dan pejabat yang hadir. Dan kegiatan ini juga menghadirkan Prof.Ani Cahyadi yang dalam kesempatan kali ini memberikan materi yaitu  siraman rohani berkaitan dengan etika penyelenggara Pemilu, beliau Berpesan agar dalam menjalankan tugas perpedoman pada tiga Hal yaitu, Kejujuran, Keadilan dan Tanggungjawab yang merupakan kunci kesuksesan dalam memegang amanah yang telah di berikan oleh negara agar tidak menyimpang dan salah arah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang juga di topang dengan kebiasaan atau perilaku diri yaitu harus mampu mengendalikan Emosi, kemudian menjaga Fisik agar selalu fit dan bisa memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin

Dan setelah buka bersama   agenda dilanjutkan dengan penyampaian laporan layanan informasi publik tahun 2024, Bawaslu provinsi, kabupaten/kota se Kalsel kepada Komisi Informasi Provinsi Kalsel.

Pada kesempatan itu, Bawaslu Kalsel mendapat penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Kalsel sebagai badan publik yang mendorong keterbukaan informasi publik di Provinsi Kalsel.

Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono mengatakan ini merupakan program nasional dari Bawaslu pusat.

Kegiatan Ngabuburit pengawasan ini dalam bentuk pengawasan pemilu dan pilkada.”Jadi kami undang Bawaslu se Kalsel dan Komisi Informasi Provinsi Kalsel,” ujar Thessa di aula kantor Bawaslu Kalsel di Banjarmasin,Selasa (11/3) sore.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kalsel Teuku Dahsya Kusuma Putra menambahkan kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan mengundang ketua dan komisioner Bawaslu se Kalsel.

“Kami juga mengundang Komisi Informasi Provinsi Kalsel dan tadi mendapat penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Kalsel sebagai badan publik yang mendorong keterbukaan informasi publik di Provinsi Kalsel,” jelasnya.