Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Utara Gelar Sosialisasi Sistem Penyimpanan Data Terpusat Berbasis Digital pada Bidang Pencegahan
|
Amuntai, 29/10/2025 — Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan informasi pengawasan, Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penyimpanan Data Terpusat Berbasis Digital yang difokuskan pada bidang pencegahan. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sekretariat Bawaslu HSU dan diikuti oleh seluruh jajaran staf divisi pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para pegawai dalam menerapkan sistem penyimpanan data digital yang aman, terstruktur, dan mudah diakses sebagai langkah mendukung transparansi serta efektivitas kerja pengawasan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu HSU, Syardani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan data merupakan elemen penting dalam mendukung tugas-tugas pencegahan pelanggaran pemilu dan pilkada. “Dengan sistem penyimpanan data terpusat, seluruh dokumen dan hasil kegiatan bidang pencegahan dapat terdokumentasi secara digital, sehingga memudahkan proses pelaporan, analisis, serta pengambilan keputusan berbasis data,” ujarnya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme penyimpanan, klasifikasi data, serta pengelolaan akses digital melalui sistem yang telah disiapkan Bawaslu. Narasumber juga memberikan simulasi penggunaan sistem penyimpanan, mulai dari proses unggah dokumen, pengaturan folder kerja, hingga tata cara pencadangan data untuk menjaga keamanan dan keutuhan informasi.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah transformasi digital Bawaslu HSU dalam memperkuat tata kelola informasi kelembagaan, khususnya di bidang pencegahan. Melalui penerapan sistem ini, Bawaslu HSU berharap seluruh data dan arsip kegiatan dapat tersimpan secara rapi, terintegrasi, serta siap digunakan untuk mendukung strategi pencegahan pelanggaran yang lebih cepat dan akurat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan masukan yang disampaikan selama sesi diskusi. Beberapa peserta juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif penerapan sistem digital ini karena dinilai mampu mempermudah pekerjaan administratif sekaligus menjaga kerapian data kelembagaan