Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gelar Rapat Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan

Rapat Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) HSU menggelar rapat persiapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga akurasi, validitas, dan keutuhan daftar pemilih di wilayah pengawasan. Rapat ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh tahapan pemutakhiran data pemilih dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendukung terciptanya proses demokrasi yang bermartabat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf sekretariat Bawaslu, khususnya dari bidang pengawasan yang menangani data pemilih. Dalam forum ini, peserta rapat membahas secara mendalam hasil evaluasi daftar pemilih periode sebelumnya, termasuk temuan-temuan pengawasan terkait pemilih ganda, pemilih yang belum terdaftar, serta dinamika data kependudukan seperti perpindahan penduduk, perubahan status, hingga pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Bawaslu menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih bukan hanya kegiatan administratif, melainkan proses pengawasan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, rapat ini juga memetakan berbagai potensi kerawanan yang kerap terjadi di lapangan, seperti keterlambatan pembaruan data, kurangnya koordinasi lintas instansi, hingga minimnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya pelaporan perubahan data diri.

Dalam pembahasan tersebut, Bawaslu juga menyoroti pentingnya meningkatkan intensitas koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), KPU, hingga pemerintah kecamatan dan desa. Sinergi ini diperlukan untuk memastikan integrasi data berjalan optimal, mengingat daftar pemilih sangat bergantung pada dinamika administrasi kependudukan yang terus berubah.

Selain membahas aspek teknis, rapat ini juga merumuskan strategi pengawasan yang lebih efektif, seperti peningkatan dokumentasi, penguatan pelaporan hasil pengawasan secara berkala, serta pemanfaatan teknologi dalam penelusuran data pemilih. Bawaslu menekankan perlunya pengawasan proaktif untuk mencegah terjadinya persoalan yang berulang, terutama menjelang masuknya tahun-tahun strategis menuju Pemilu 2029.

Melalui rapat persiapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, Bawaslu berharap seluruh jajaran dapat memiliki kesamaan pemahaman dan langkah dalam mengawal proses pembaruan daftar pemilih. Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang kuat, Bawaslu optimis kualitas daftar pemilih dapat meningkat, sekaligus memastikan hak pilih masyarakat terlindungi dan tersalurkan dengan baik.