Kawal Hak Pilih Bawaslu Hulu Sungai Utara Buka Posko Aduan Masyarakat Terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara secara resmi membuka Posko Aduan Masyarakat terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pembukaan posko ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang pengawasan penyusunan PDPB.
Langkah ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat terdaftar secara valid dan akurat dalam daftar pemilih.
Anggota Bawaslu Hulu Sungai Utara, Drs.Syardani, menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam proses pemutakhiran data pemilih.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk proaktif dalam mengawal hak pilihnya. Posko aduan ini adalah wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait ketidaksesuaian data, agar proses pemutakhiran data pemilih berjalan lebih akurat dan transparan,” ujarnya
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) ini menambahkan bahwa posko tersebut dibuka untuk menampung berbagai laporan dari masyarakat yang mengalami kendala, baik dalam proses pendaftaran maupun pengecekan data pemilih.
Warga yang belum terdaftar, memiliki kesalahan data, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih diimbau agar melaporkan secara aktif melalui posko aduan tersebut.
“Bawaslu berharap posko ini tidak hanya menjadi sarana pengawasan, tetapi juga menjadi media edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan, khususnya dalam menjaga hak pilih,” tutur Susilawati, yang akrab disapa Uchi.
Masyarakat dapat mengunjungi Posko Aduan secara langsung di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Penulis : Seftian Dinata