Ketua Bawaslu HSU Jadi Pemateri Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan FDM Tahun 2026
|
AMUNTAI – Ketua Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Utara menghadiri sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Demokrasi Milenial (FDM) Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Minggu, 21 Juni 2026, bertempat di Aula Agung Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Hulu Sungai Utara, Ihsan Rahmani, serta Anggota KPU Provinsi Kalimantan Selatan, M. Fahmi Failasopa. Kehadiran para pemangku kepentingan kepemiluan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pemahaman demokrasi, kepemiluan, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Utara menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Komunitas dan Pengawasan Digital.” Materi tersebut menekankan pentingnya peran komunitas dalam membangun pengawasan partisipatif, khususnya di tengah perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media digital yang semakin luas.
Ketua Bawaslu HSU menyampaikan bahwa penguatan komunitas memerlukan pendekatan yang holistik. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan hubungan yang solid di dalam komunitas, pemanfaatan teknologi untukmemperluas jangkauan, serta peningkatan kapasitas anggota komunitas guna menciptakan keberlanjutan pengawasan dalam jangka panjang.
“Komunitas memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi. Dengan jaringan yang kuat, pemahaman kepemiluan yang baik, serta pemanfaatan ruang digital secara bijak, masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam mencegah potensi pelanggaran pemilu,” ujar Ketua Bawaslu HSU dalam pemaparan materinya.
Lebih lanjut, Ketua Bawaslu HSU menjelaskan beberapa teknis penguatan jaringan dalam pengawasan pemilu. Pertama, mengidentifikasi kebutuhan dan potensi komunitas agar strategi pengawasan dapat disesuaikan dengan kondisi serta karakteristik masyarakat. Kedua, menguatkan kemitraan dengan berbagai pihak, baik lembaga kepemiluan, organisasi masyarakat, komunitas pemuda, maupun unsur lainnya. Ketiga, membangun jaringan pengawasan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan Pelatihan Dasar Demokrasi dan Kepemiluan Tahun 2026 ini, peserta, khususnya generasi muda yang tergabung dalam Forum Demokrasi Milenial, diharapkan dapat menjadi penggerak demokrasi yang aktif, kritis, dan berintegritas. Peserta juga diharapkan mampu memanfaatkan media digital secara positif untuk menyebarkan informasi kepemiluan yang benar serta ikut mengawasi setiap proses demokrasi secara partisipatif.
Tim Humas Bawaslu